Monday, March 20, 2006

 
TRANSFORMING THOUGHTS INTO ACTION


Ada satu kepercayaan yang sudah sangat tua usianya, sejak
jaman Socrates, yang menyatakan bahwa Knowledge is Power (pengetahuan
adalah kekuatan). Pendidikan saat ini masih berpegang pada
kepercayaan kuno ini dan hanya berfokus pada mengajarkan pengetahuan,
dan berharap segala sesuatu akan berjalan dengan baik berdasar
pengetahuan yang telah dipelajari. Sikap ini sudah tidak relevan
dengan kondisi dunia saat ini. Pengetahuan tetap merupakan hal yang
sangat penting – namun pengetahuan bukanlah segala-galanya. Kita juga
perlu "berpikir untuk bertindak"

Dunia yang berubah dengan sangat cepat menuntut individu
untuk bisa memiliki kecakapan berpikir yang baik. Masa depan
individu, masyarakat, dan seluruh dunia bergantung pada kemampuan
berpikir kita. Kecakapan berpikir, walaupun merupakan hal yang sangat
penting untuk dikuasai, sangat jarang diajarkan sebagai satu bidang
studi. Berapa banyak sekolah yang mengajarkan kecakapan berpikir
dalam kurikulumnya ? Jika sekolah ada mengajarkan kecakapan berpikir
maka yang biasa mereka ajarkan adalah kecakapan berpikir kritis
(critical thinking) yang berasal dari kata Yunani "kritikos" yang
berarti menghakimi atau judgement.

Kita perlu memiliki kemampuan untuk menghasilkan IDE, tidak
sekedar menghakimi ide. Kita perlu membuat perencanaan TINDAKAN,
bukan sekedar menghakimi perencanaan itu. Ada orang yang percaya
bahwa kita tidak bisa berbuat apa-apa dalam hal mengembangkan
kecakapan berpikir. Mereka percaya bila anda cerdas maka anda adalah
seorang pemikir yang cakap dan jika anda terlahir "goblok" maka tidak
ada satupun hal yang bisa dilakukan untuk mengubah hal ini.
Kecerdasan ibarat tenaga dari mesin sebuah mobil dan kecakapan
berpikir seperti kecakapan menyetir mobil.

Ada dua hal yang dapat kita lakukan untuk mengubah pandangan
salah ini : Kita perlu memperlakukan berpikir seperti suatu kecakapan
yang dapat dipelajari, dipraktekkan, dikembangkan, dilatih, dan
ditingkatkan. Kita perlu memperhatikan "berpikir untuk bertindak /
thinking for doing" Sayangnya THINKING FOR DOING adalah hal yang rumit

Anda perlu memperhatikan orang lain. Anda harus mempunyai
perencanaan dan strategi. Ada saatnya anda perlu bekerja sama dan ada
waktunya anda terpaksa untuk berkompetisi. Mungkin anda perlu
melakukan negosiasi. Anda harus menebak dan memperhitungkan berbagai
kemungkinan.

Banyak orang percaya bahwa berpikir hanya berhubungan
memecahkan teka-teki / puzzle yang sulit di mana semua keping-keping
puzzle disediakan dan anda harus menghasilkan jawaban dengan menyusun
keping-keping itu. Kehidupan nyata tidak seperti merangkai keping
puzzle. Anda tidak punya semua keping yang dibutuhkan. Anda harus
menemukan sendiri keping-keping itu. Jawaban yang benar bisa lebih
dari satu. Tidak ada satu jawaban yang mutlak paling benar.

Anda harus merancang tindakan anda. Anda harus
mempertimbangkan akibat yang timbul dari tindakan-tindakan anda.
Tidak setiap masalah dapat dipecahkan dan anda mungkin akan frustrasi
karena tidak dapat memecahkan suatu masalah. Meskipun demikian proses
berpikir itu sendiri haruslah menyenangkan.

SELAMAT BERPIKIR !

mytulip fell at
 12:18 AM  
**fallen angel**

Comments: Post a Comment


Get awesome blog templates like this one from BlogSkins.com