Friday, March 24, 2006

 
FILOSOFI SEMUT DALAM DUNIA KERJA


Banyak karakter positif semut. Dan hebatnya karakter semut
yang seakan sudah menjadi filosofi hidup mereka, dapat dijadikan
pedoman untuk bekerja. Memang filosofi itu sangat sederhana, namun
jika Anda dapat menerapkannya, Anda akan menjadi pekerja handal yang
luar biasa. So, simak deh filosofi semut yang hebat berikut ini.


SEMUT SELALU BEKERJASAMA
Coba Anda perhatikan cara kerja semut, mulai dari mengangkat
sebutir nasi sampai memakannya. Mereka selalu bekerja sama. Sebutir
nasi yang cukup berat bagi semut, diangkat beramai-ramai ke tempat
mereka. Begitu seterusnya hingga butiran nasi yang mereka angkut
mencukupi kebutuhan makan mereka. Kemudian mereka akan menyantapnya
pula bersama-sama. Kerjasama dan kekompakan para semut bisa Anda
jadikan teladan. Misalnya, saat rekan kerja Anda kesulitan, apa
salahnya Anda membantu. Toh hasilnya bukan untuk kepentingan pribadi
namun demi kepentingan kelompok atau bersama.


SEMUT SALING PEDULI
Kebiasaan semut yang saling bersentuhan (mungkin dalam bangsa
manusia, menegur atau bersalaman) jika bertemu, menandakan bahwa
bangsa semut memiliki kepedulian dan keakraban yang tinggi. Mereka
merasa bahwa tidak ada yang berbeda di antara mereka. Dalam dunia
kerja, sentuhan yang berarti 'care' memberi arti tersendiri bagi
karyawan. Bayangkan, apa jadinya jika di lingkungan kerja Anda, sudah
tidak saling peduli? Sangat menyiksa bukan..? So, sikap ini dapat
ditumbuhkan untuk menjaga kekompakan dan menumbuhkan iklim kerja yang
kondusif.


SEMUT TIDAK PERNAH MENYERAH
Bila Anda menghalang-halangi dan berusaha menghentikan
langkah para semut, mereka selalu akan mencari jalan lain. Mereka
akan memanjat ke atas, menerobos ke bawah atau mengelilinginya.
Mereka terus mencari jalan keluar. Suatu filosofi yang bagus, bukan?
Jangan sekali-kali menyerah untuk menemukan jalan menuju tujuan Anda.


SEMUT MENGANGGAP MUSIM PANAS SEBAGAI MUSIM DINGIN
Ini adalah cara pandang yang penting. Anda tidak boleh
menjadi begitu naif dengan menganggap musim panas akan berlangsung
sepanjang waktu. Semut-semut mengumpulkan makanan musim dingin mereka
di pertengahan musim panas. Karena sangat penting bagi kita untuk
bersikap realitis. Di musim panas Anda harus memikirkan tentang
halilintar. Anda seharusnya memikirkan badai sewaktu Anda menikmati
pasir dan sinar matahari. Berpikirlah ke depan, seperti halnya 'sedia
payung sebelum hujan'.

SEMUT MENGANGGAP MUSIM DINGIN SEBAGAI MUSIM PANAS
Ini juga penting. Selama musim dingin, semut mengingatkan
dirinya sendiri, "Musim dingin takkan berlangsung selamanya. Segera
kita akan melalui masa sulit ini." Maka ketika hari pertama musim
semi tiba, semut-semut keluar dari sarangnya. Dan bila cuaca kembali
dingin, mereka masuk lagi ke dalam liangnya. Lalu, ketika hari
pertama musim panas tiba, mereka segera keluar dari sarangnya. Mereka
tak dapat menunggu untuk keluar dari sarang mereka.

Dengan bahasa lain, filosofi semut dapat Anda teladani dalam
dunia kerja dengan menjaga kerjasama, kekompokkan, saling peduli,
kerja keras, pantang menyerah, dan optimis memandang masa depan.
Bagaimana? Tentu saja karena Anda lebih hebat dari bangsa semut, Anda
bisa mencapai sukses yang luar biasa, jika Anda berusaha! Sukses
untuk Anda...!

Sumber : Dunia Kerja: Filosofi Semut Dalam Dunia Kerja –
GloriaNet

mytulip fell at
 10:53 AM  
**fallen angel**

Comments: Post a Comment


Get awesome blog templates like this one from BlogSkins.com