Sunday, March 19, 2006
Â
MEMPERTAHANKAN SEBUAH KESUKSESAN
Kesuksesan tidak datang begitu saja. Dibutuhkan perjuangan
dan proses yang cukup panjang untuk meraihnya. Ketahuilah bahwa
para eksekutif yang berhasil tidak mengandalkan orang lain dalam
menggapai sukses. Mereka lebih mengutamakan kerja kerasnya daripada
mengandalkan bantuan orang lain. Tetapi bukan berarti ketika
kesuksesan telah diraih anda bisa bersantai-santai dan bermalas-
malasan. Justru konsekuensi dari sebuah kesuksesan itu akan semakin
berat. Anda dituntut untuk bisa mempertahankan kesuksesan yang telah
berada dalam genggaman anda. Karena tentu anda nggak rela kan sukses
yang telah anda gapai dengan susah payah, hilang begitu saja…? So,
bagi anda yang sudah tergolong sukses berikut ini adalah kiat untuk
mempertahankan kesuksesan anda :
1. ANALISIS DIRI DAN TINGKATKAN KOMPETENSI
Majunya karir seseorang tidaklah ditentukan oleh lamanya masa kerja.
Melainkan dari `kompetensinya'. Orang yang memiliki kompetensi
adalah orang yang memiliki kemampuan dan keahlian di bidangnya. Jika
anda supervisor, pikirkan baik-baik apakah anda telah berusaha
menjadi supervisor yang baik ? Apakah anda telah memiliki kemampuan
teknis yang memadai ? Apakah selama ini anda sudah bekerjasama
dengan baik dengan rekan, atasan dan bawahan ? Kalau beberapa
kompetensi ini belum anda penuhi berarti anda harus segera
meningkatkan kompetensi dengan cara belajar dari pengalaman. Riset
menunjukkan bahwa selain mempelajari sesuatu yang baru, mereka yang
berhasil juga selalu belajar dari kesalahan dan pengalamannya yang
lalu.
2. JANGAN BERHENTI MENGEMBANGKAN DIRI
Walau anda cukup puas dengan kesuksesan yang telah anda dapatkan,
anda tidak bisa berhenti pada kesuksesan tersebut. Pengembangan diri
harus terus dilakukan. Banyak cara yang dapat anda pilih untuk
mengembangkan diri. Misalnya melalui pelatihan kerja, banyak membaca
pengetahuan sesuai dengan bidang kerja, ataupun belajar dari
keberhasilan orang-orang di sekeliling anda. Kalau perlu anda bisa
belajar secara langsung dari atasan anda tentang cara-cara meraih
prestasi.
3. CIPTAKAN NILAI TAMBAH DENGAN INISIATIF
Selama ini banyak yang merasa `malas' berinisiatif di kantor karena
khawatir beban kerjanya akan bertambah. Selain itu alasan yang
paling sering dikemukakan adalah `khawatir di cap `carmuk' atau cari
muka. Padahal kalau anda terus terbenam pada anggapan semacam ini,
anda tidak ada bedanya dengan karyawan yang biasa-biasa saja.
Kesuksesan yang telah anda raih pun akan mengalami `stagnant' atau
bahkan kemunduran. Makanya, nggak perlu takut-takut untuk
berinisiatif di kantor. Misalnya, jika di kantor ada proyek penting
yang akan dikerjakan, sementara anda tidak dilibatkan dalam proyek
tersebut, kalau anda merasa `mampu' nggak perlu malu untuk
menawarkan diri dalam proyek itu. Masalah ditolak atau diterima itu
urusan belakangan. Yang penting anda harus mengajukan argumen yang
kuat bahwa anda mampu dan memiliki ide-ide cemerlang untuk proyek
tersebut.
4. KEMBANGKAN KOMPETENSI DI BIDANG LAIN
Kompeten di bidangnya jelas merupakan suatu keharusan untuk
mempertahankan kesuksesan karir anda. Tetapi, alangkah lebih baiknya
jika anda memiliki kompetensi yang bisa dimanfaatkan di bidang lain
(`transferable competencies'). Sehingga kesuksesan anda akan lebih
fleksibel. Misalnya jika selama ini anda sudah sukses sebagai
`Public Relation' yang handal di sebuah perusahaan, akan lebih baik
lagi jika anda juga memiliki kompetensi di bidang manajemen manusia
atau lainnya. Sehingga kompetensi anda di bidang lain membuat anda
lebih `berpeluang' untuk promosi ke jenjang yang telah tinggi.
Nah sudahkah anda mempertahankan kesuksesan anda dengan cara
di atas…? Jangan lupa harga sebuah kesuksesan amatlah `mahal',
karena itu jangan sampai kesuksesan anda lepas dari genggaman
Sumber :
Mempertahankan Sebuah Kesuksesan - Majalah Intisari
mytulip fell at
 11:36 PM
Â
**fallen angel**